PERBEDAAN PROGRAM DAN PROGRAMA PENYULUHAN



 PERBEDAAN PROGRAM DAN PROGRAMA PENYULUHAN
Silvester Yulianus Eko Sili/ 142380045
Mahasiswa Penyuluhan Pertanian Lahan Kering
 
  I. LATAR BELAKANG
Dewasa ini, glabalisasi dan perkembangan teknologi menyebabkan masuknya budaya-budaya asing dari luar yang mempengaruhi budaya local. Pengaru budaya asing ini selanjutnya menciptakan budaya atau kebiasaan baru yang merupakan kombinasi dari keduanya.
Kebiasaan atau budaya asing ini tidak hanya bersifat negative tetapi juga positif. Kebisaan dan budaya yang positif ini tentunya memberikan dampak yang positif pula, salah satunya yaitu di sector pertanian. Selain memberikan perubahan system pertanian kea rah yang lebih baik, tetapi juga menambah hal-hal daru yang sering di salah artikan.
Salah satunya yaitu adanya istilah-istilah baru yang merupakan serapan dari luar. Beberapa diantaranya yaitu program dan programa dalam sering ditemukan dalam sistem penyuluhan pertanian. Penggunaan kedua istilah ini sering disama artikan, oleh karena itu tulisan ini akan menjelaskan perbedaan dari kedua istilah tersebut.

  II. PERBEDAAN PROGRAM DAN PROGRAMA PENYULUHAN

1)      Pengertian Program
Program merupakan pernyataan yang berisi kesimpulan dari beberapa harapan atau tujuan yang saling bergantung dan saling terkait, untuk mencapai suatu sasaran yang sama. Biasanya suatu program mencakup seluruh kegiatan yang berada di bawah unit administrasi yang sama, atau sasaran-sasaran yang saling bergantung dan saling melengkapi, yang semuanya harus dilaksanakan secara bersamaan atau berurutan (Muhaimin dkk, 2009).
Menurut Charles O. Jones, pengertian program adalah cara yang disahkan untuk mencapai tujuan, beberapa karakteristik tertentu yang dapat membantu seseorang untuk mengindentifikasi suatu aktivitas sebagai program atau tidak yaitu:
  1.   Program cenderung membutuhkan staf, misalnya untuk melaksanakan atau sebagai pelaku    program 
  2.  Program biasanya memiliki anggaran tersendiri, program kadang biasanya juga iidentifikasikan melalui anggaran. 
  3.  Program memiliki identitas sendiri, yang bila berjalan secara efektif dapat diakui oleh publik.
Ada juga yang menegaskan bahawa “A programme is collection of interrelated project designed to harmonize and integrated various action an activities for achieving averral policy abjectives” (suatu program adalah kumpulan proyek-proyek yang berhubungan telah dirancang untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang harmonis dan secara integraft untuk mencapai sasaran kebijaksanaan tersebut secara keseluruhan).
Ada dua pengertian untuk istilah “program”, yaitu pengertian secara khusus dan umum. Apabila program langsung dikaitkan dengan evaluasi program maka program didefinisikan dari suatu unit atau kesatuan kegiatan yang merupakan realisasi atau implimentasi dari suatu kebijakan, berlangsung dalam proses yang berkesinambungan, dan terjadi dalam suatu organisasi yang melibatkan sekelompok orang.  Ada tiga pengertian penting dan perlu ditekankan dalam menentukan program, yaitu (1) realisasi atau implimentasi suatu kebijakan, (2) terjadi dalam waktu relatif lama-bukan kegiatan tunggal tetapi jamak berkesinambungan, dan (3) terjadi dalam organisasi yang melibatkan sekelompok orang.
Dalam dunia pertanaian program disebut, Program Pembangunan pertanian yang dapat didefinisikan sebagai suatu proses perubahan sosial. Implementasinya tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan status dan kesejahteraan petani semata, tetapi sekaligus juga dimaksudkan untuk mengembangkan potensi sumberdaya manusia baik secara ekonomi, sosial, politik, budaya, lingkungan, maupun melalui perbaikan(improvement).

2)      Pengertian Programa Penyuluhan
Programa Penyuluhan adalah rencana tertulis yang disusun secara sistematis untuk memberikan arah dan pedoman sebagai alat pengendali pencapaian penyuluhan (Permentan no.25 tahun 2009).
Programa Penyuluhan Pertanian adalah pernyataan tertulis yang menjadi dasar penyusunan Rencana Kegiatan Penyuluhan Pertanian, yang menggambarkan keadaan sekarang, tujuan yang akan dicapai, masalah yang dihadapi, dan rencana kegiatan penyuluhan yang dilakukan secara partisipatif.
Programa penyuluhan pertanian yang disusun setiap tahun memuat rencana penyuluhan tahun berikutnya dengan memperhatikan siklus anggaran pada masing-masing tingkatan dengan cakupan pengorganisasian, pengelolaan sumberdaya sebagai pelaksanaan penyuluhan.
Dengan berlakunya Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2006 tentang Sistem PenyuluhanPertanian, Perikanan dan Kehutanan (SP3K), maka programa penyuluhan pertanian diharapkandapat menghasilkan kegiatan penyuluhan pertanian spesifik lokalita yang strategis dan mempunyai daya ungkit yang tinggi terhadap peningkatan produktivitas komoditas unggulan daerah dan pendapatan petani.
Programa penyuluhan pertanian disusun dengan memperhatikan keterpaduan dan kesinergian programa penyuluhan pada setiap tingkatan. Keterpaduan mengandung maksud bahwa programa penyuluhan pertanian disusun dengan memperhatikan programa pertanian penyuluhan tingkat kecamatan, tingkat kabupaten/kota, tingkat provinsi dan tingkat nasional, dengan berdasarkan kebutuhan pelaku utama dan pelaku usaha. Sedangkan yang dimaksudkan dengan  kesinergian yaitu bahwa programa penyuluhan pertanian pada tiap tingkatan mempunyai hubungan yang bersifat saling mendukung. Dengan demikian semua programa penyuluhan pertanian selaras dan tidak bertentangan antara programa penyuluhan pertanian dalam berbagai tingkatan.

3)      Perbedaan Program dan Programa Penyuluhan
Sebuah program dalam hal ini program pembangunan pertanian bukan hanya kegiatan tunggal yang dapat diselesaikan dalam waktu singkat, tetapi merupakan kegiatan berkesinambungan karena melaksanakan suatu kebijakan, sementara programa penyuluhan merupakan bagian dari program pembangunan pertanian. Aartinya tujuan programa penyuluhan pertanian mendukung pencapaian tujuan program pembangunan pertanian.
  Oleh karena itu, sebuah program pembangunan pertanian dapat berlangsung dalam kurung waktu relatif lama dan terjadi di dalam sebuah organisasi yang artinya harus melibatkan sekelompok orang. Sementara itu programa penyuluhan pertanian juga terjadi dalam sebuah organisasi yang melibatkan sekelompok orang, namun memiliki jangka waktu yang lebih singkat dari program pembangunan pertanian.
Di sisi lain, program pembangunan pertanian merupakan sebuah sistem atau suatu unit atau kesatuan kegiatan, maka program yaitu rangkaian kegiatan yang merupakan gabungan dari pencapaian tujuan beberapa programa penyuluhan, yang dilakukan bukan hanya satu kali tetapi berkesinambungan, guna mendukung pencapaian tujuan Program Pembangunan Pertanian.

 
 
SUMBER PUSTAKA
Permentan no.25 tahun 2009

Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2006

Jones, Charles O. 1996. Pengantar Kebijakan Publik. Jakarta, PT Raja Grafindo Persada
Muhaimin, Suti’ah, dan Sugeng Listyo Prabowo, 2009, Manajemen Pendidikan, Jakarta: Kencana, h. 349




SERTAKAN KESAN ANDA TENTANG INFORMASI INI PADA KOLOM KOMENTAR
UNTUK PERBAIKAN KEDEPAN

Comments

Popular posts from this blog